Minggu, 16 September 2012

BAB III, BAB IV, BAB V, BAB VI IPS KELAS VII SEM 1


BAB III
INTERAKSI SEBAGAI PROSES SOSIAL

A. Kaitan Interaksi sosial dengan Proses Sosial
1. Pengertian Interaksi Sosial
Interaksi berasal dari kata Interaction yaitu dari kata inter (berbalas-balasan) dan kata action (tindakan). Jadi interaksi dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang berbalasan antara pihak yang satu dengan yang lain.
Sedangkan yang dimaksud dengan interaksi social adalah proses orang-orang yang berkomunikasi, saling mempengaruhi dalam pikiran dan tindakan
2. Pengertian Proses Sosial
Proses social adalah serangkaian aktivitas yang membutuhkan waktu untuk berinteraksi antarmanusia yang saling membutuhkan dan dapat diterima semua pihak
3. Kaitan antara Interaksi Sosial dengan Proses Sosial
Proses social akan tampak pada bentuk-bentuk interaksi  sosial. Artinya bentuk-bentuk tersebut tampak beda jika seseorang secara perorangan maupun kelompok  mengadakan hubungan satu sama lain
B. Pengaruh Interaksi Sosial terhadap Keselarasan Sosial
1. Jenis-jenis Lingkungan
Manusia sebagai makhluk social memiliki sejumlah kemampuan yang dapat dikembangkan melalui pengalaman dari hasil interaksi antarindividu dengan individu atau antarindividu dengan kelompok. Pengalaman juga dapat diperoleh melalui interaksi antarmanusia daengan lingkungannya. Adapun jenis-jenis lingkungan tersebut antara lain :
a. Lingkungan Fisik, yaitu keadaan atau kondisi fisik yang ada di sekitar kita. Contoh bentang alam, lahan pertanian, gunung, danau dsb.
b. Lingkungan Sosial, yaitu lingkungan tempat manusia itu berada. Lingkungan ini bisa berupa lingkungan keluarga,  tempat kerja, desa, kota, provinsi dsb.
c.  Lingkungan Budaya, yaitu segala sesuatu  yang berhubungan dengan hasil ciptaan manusia yang bersifat abstrak maupun konkret. Contoh : rumah, ide, gagasan, perilaku dsb.
Ketiga liingkungan tersebut sangat berpengaruh untuk mewarnai sikap individu dalam menghadapi keragaman hubungan sosial untuk mewujudkan keselarasan sosial
2. Sikap
a. Pengertian Sikap
Sikap adalah reaksi seseorang atas stimulus (rangsangan) yang datang kepada dirinya.
b. Komponen sikap
Sikap terdiri dari 3 komponen yang terdiri dari :
v Kognisi, yaitu sesuatu yang berkenaan dengan pengetahuan seseorang tentang stimulus yang dihadapi
v Afeksi, yaitu sesuatu yang berkenaan dengan perasaan seseorang dalam menghadapi stimulus tertentu
v Konasi, yaitu sesuatu yang berkenaan dengan kecenderungan berbuat terhadap situmulus tertentu.
c. Jenis-jenis Sikap
Jenis-jenis sikap dalam menghadapi keragaman hubungan sosial untuk mewujudkan  keselasan sosial
Adapun sikap-sikap tersebut antara lain :
1) Religius, yaitu sikap yang mengutamakan penghayatan yang luhur dalam agama yang diyakini
2) Teoritis, yaitu minat sesorang untuk mengembangkan iptek secara ilmiah
3) Ekonomis, yaitu sikap seseorang yang senantiasa hemat
4) Estetis, yaitu sikap seseorang yang mengutamakan keindahan,mkebersihan, keharmonisan, keserasian
5) Sosial, yaitu sikap seseorang yang menutamakan nilai kebersamaan
6) Politik, yaitu sikap seseorang untuk mendapatkan pengaruh/kekuatan
7) Dinamis, yaitu sikap seseorang yang selalu berubah ke arah baik
8) Inovatif, yaitu sikap seseorang untuk memperkenalkan hal-hal yang baru



LATIHAN BAB III

1.     Jelaskan apa yang dimaksud dengan interaksi sosial!
2.     Jelaskan apa yang dimaksud dengan proses sosial!
3.     Bagaimana hubungan antara interaksi sosial dengan proses sosial!
4.     Sebutkan tiga jenis lingkungan! Jelaskan!
5.     Jelaskan apa yang dimaksud dengan sikap religius dan berikan contohnya!


BAB IV
SOSIALISASI SEBAGAI PROSES PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN

1. Pengertian Sosialisasi
Sosialisasi adalah suatu proses dimana setiap individu mempelajari cara hidup masyarakat sesuai dengan nilai dan norma agar sesuai dengan kelompoknya
2. Manfaat Sosialisasi :
Sosialisasi bermanfaat dalam :
a. Membentuk kepribadian
b. Mewariskan nilai-nilai budaya
c.  Melahirkan masyarakat social sesuai dengan budayanya sehingga berkembang sesuai dengan budayanya masing-masing.Misalnya budaya orang-orang sunda melahirkan masyarakat sunda.
3. Tahapan Proses Sosialisasi
Sosialisasi terbentuk melalui beberapa tahapan sebagai berikut :
a. Tahap pertama :
Pada tahap ini orang mulai mengambil (meniru)  peranan orang-orang terdekat seperti ayah, ibu, kakek, nenek, kakak dan sebagainya
b. Tahap kedua :
Mulai mengetahui apa yang harus dia lakukan  contoh dalam main bola setelah dia mengetahui/meniru cara bermain seseorang maka dia punya keinginan untuk tidak hanya menonton tapi ikut bermain.
c. Tahap ketiga :
Pada tahap ini seseorang mulai menjalankan peranan orang lain oleh dirinya sendiri. Contoh Siswa yang sudah memahami sikap bapaknya di rumah maka ia praktekan di sekolah lewat OSIS.
4. Jenis Proses sosialisasi
Proses sosialisasi dibagi menjadi dua bagian, yaitu :
a. Sosialisasi Primer, yaitu sosialisasi pertama yang dijalani semasa kecil (balita). Dalam sosialsasi primer ini anak akan :
v Mengenali orang terdekatnya, yaitu ibu, ayah, kakak, adik, kakek,dsb.
v Mengenali dirinya sendiri misalnya namanya sendiri
b. Sosialisasi Sekunder, yaitu sosialisasi kedua setelah sosialisasi primer. Dalam sosialisasi sekunder ini yang lebih banyak berperan bukan orang terdekatnya melainkan orang lain. Misalnya ia mulai mengenal gurunya di sekolah, mulai mengenal teman sepermainan
5. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sosialisasi
a. Sifat dasar
b. Lingkungan Prenatal (rahim ibu)
c.  Perbedaan Perorangan
d. Lingkungan (alam, kebudayaan, dan masyarakat)_
e. Motivas/dorongan
6. Fungsi Sosialisasi dalam Pembentukan Kepribadian
a. Pengertian Kepribadian
Kepribadian adalah organisasi dari faktor-faktor biologi, sosiologis, dan psikologis yang mendasari perilaku individu
b. Hal-hal yang ada dalam Kepribadian :
Kepribadian meliputi :
Kebiasaan, sikap, dan sifat khas yang dimiliki seseorang yang berkembang apabila berhubungan dengan orang lain.
c. Faktor-faktor yang mempengaruhi Kepribadian :
Kepribadian dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut :
v Faktor biologis, yang meliputi kondisi fisik seseorang. Misalnya orang yang cacat fisik akan merasa minder dalam pergaulan
v Faktor sosiologis, yang meliputi sikap dan prilaku yang sesuai dengan perilaku kelompoknya
v Faktor psikologis, yang meliputi temperamen, keinginan, dan kemapuan belajar.
v Kebudayaan, yang meliputi kebudayaan daerah, cara hidup di lingkungan tempat tinggal, kelas social, agama, profesi.

LATIHAN BAB IV


1.     Jelaskan apa yang dimasksud dengan sosialisasi dan apa manfaatnya!
2.     Jelaskan tahap-tahap dalam proses sosialisasi!
3.     Jelaskan pa yang akan dilakukan anak pada sosialisasi primer!
4.     Jelaskan apa yang dimaksud dengan sosialisasi sekunder!
5.     Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian!



BAB V
BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL

A.     Syarat-syarat Terjadinya Interaksi Sosial
Syarat-syarat terjadinya interaksi sosial yaitu  harus adanya kontak sosial dan harus adanya komunikasi
1. Kontak Sosial
Kontak sosial dapat diartikan sebagai saling berhubungan langsung misalnya berhubungan langsung dengan orang lain mellui tatap muka, berjabat tangan, bicara lewat telepon dsb.
a. Bentuk Interaksi Sosial
Kontak sosial merupakan tahap pertama terjadinya interaksi sosial , dan dapat berlangsung dalam 3 bentuk, yaitu :
1) antara orang secara perorangan, misalnya anggota keluarga mempelajari nilai/norma dalam kehidupan bermasyarakat di lingkungan hidupnya
2) antara orang perorangan dengan suatu kelompok, misalnya seseorang yang sedang mendaftarkan diri sebagai calon anggota sebuah organisasi
3) antara kelompok manusia dengan manusia lainnya, misalnya antarorganisasi olah raga mengadakan uji coba latih tanding
b. Sifat-sifat Kontak sosial
Kontak sosial dapat bersifat primer (tatap muka) dan bersifat sekunder (melalui media)
v Kontak sosial yang bersifat primer misalnya antara orang dengan orang lain yang sedang bertemu, bertegur sapa, berjabat tangan
v Kontak sosial bersifat sekunder dapat terjadi secara langsung dan tidak langsung. Yang langsung contohnya melalui telepon, surat, internet,dsb. Yang tidak langsung contohnya melaui orang ketiga misalnya dengan titip pesan atau kirim salam.
2. Komunikasi
Komunikasi adalah hubungan timbal balik antarsesama manusia dan dapat terjadi apabila seseorang memberi arti perlakuan kepada orang lain melalui gagasan atau perasaan sesuatu yang ingin disampaikan oleh orang tersebut.

LATIHAN BAB V

1.     Sebutkan syarat-syarat terjadinya interaksi sosial!
2.     Jelaskan apa yang dimaksud dengan kontak sosial!
3.     Sebutkan tiga bentuk interaksi sosial dan berikan contohnya!
4.     Berikan contoh kontak sosial primer dan kontak sosial sekunder dalam kehidupan sehari-hari!
5.     Jelaskan apa yang dimaksud dengan komunikasi!


BAB VI
PROSES INTERAKSI SOSIAL

Proses sosial terdiri dari dua jenis, yaitu proses asosiatif dan proses disosiatif.
1. Proses Asosiatif
Proses asosiatif adalah proses yang merupakan penggabungan dua objek atau tanggapan inderawi. proses asosiatif meliputi kerja sama (cooperation) dan akomodasi (accommodation).
a. Kerja Sama
1)Pengertian Kerja Sama
Kerja sama adalah kemampuan untuk bekerja bersama-sama dengan orang lain dalam rangka menyelesaikan suatu tugas sehingga dicapai daya guna dan hasil guna yang sebear-besarnya.
2)Bentuk Kerja sama
Bentuk kerja sama yang fositif meliputi kerukunan, bergaining, kooptasi, koalisi, joint venture
a)Kerukunan
Kerukunan adalah bentuk kerja sama yang mencakup kekerabatan, gotong royong, tolong menolong, menjunjung tinggi hak azasi, dan saling menghormati antar sesame manusia.
Tujuan dari kerukunan ini adalah untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan sehat.
b)Berganining
Bergaining adalah bentuk kerja sama dalam melaksanakan tawar menawar antara dua /lebihj organisasi/badan usaha melalui kegiatan ekonomi maupun sosial lainnya.
c) Kooptasi
Kooptasi adalah bentuk kerja sama dalam menerima unsur baru kepemimpinan
Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk menghindari kegoncangan dalam stabilitas organisasi yang bersangkutan
d)Koalisi
Koalisi adalah bentuk kerja sama gabungan antara dua organisasi atau lebih  yang mempunyai tujuan yang sama
e)Joint Venture
Joint Venture adalah bentuk kerja sama dalam bidang pengusahaan proyek-proyek tertentu

b. Akomodasi
1)Pengertian Akomodasi
Akomodasi adalah usaha manusia meredakan pertentangan untuk mencapai kestabilan dan kerukunan.
2)Bentuk-bentuk Akomodasi
Adapun bentuk-bentuk akomodasi ini meliputi paksaan, kompromi, arbitrasi, mediasi, konsiliasi, toleransi, saling tidak bereaksi, dan penyelesaian pengadilan
a)Paksaan (Coercion)
Paksaan merupakan bentuk akomodasi yang digunakan oleh sekelompok masyarakat yang kuat terhadap kelompok minoritas atau kelompok lain yang punya banyak kelemahan baik itu melaui kontak pisik maupun psikologis.
b)Kompromi (Compromise)
Kompromi adalah bentuk akomodasi antar kelompok yang memiliki kepentingan untuk pihak lain. Misalnya konvensi lingkuingan hidup yang dihadiri negara berkembang (agraris) dan negara maju (industri)

c) Arbitrasi
Arbitrasi adalah bentuk akomodasi untuk menyelesaikan perselisihan yang belum ada solusinya sehingga membutuhkan pihak ketiga lain yang memeiliki wewenang yang menjadi media penyelesaiannya. Misalnya pertikaian antar petani tembakau dengan pabrik rokok kemudia diselesaikan oleh pihak pemerintah.
d)Mediasi
Mediasi adalah bentuk akomodasi untuk menyelesaikan perselisihan yang belum ada solusinya sehingga membutuhkan pihak ketiga lain yang netral dan tidak memiliki wewenang yang menjadi media penyelesaiannya. MIsalnya Pak RT bertindak sebagai penasihat mengenai persengketaan tanah milik warga.

e)Konsiliasi
Konsilisasi adalah bentuk akomodasi yang digunakan untuk mempertemukan keinginan dari beberapa pihak yang berselisih demi tercapainya persetujuan bersama. Misalnya akomodasi terdiri dari perwakilan untuk membahas kebesihan dan keindahan kota, penetuan hari libur.
f) Toleransi
Toleransi adalah bentuk kerja sama yang mengutamakan tenggang rasa. Misalnya hubungan persahabatan yang tulus.
g)Saling Tidak Bereaksi (Stalemate)
Stalemate adalah keadaan berhenti pada tingkat tertentu tanpa ada usaha untuk mengurangi ketegangan. Misalnya masalah kekuatan senjata antara Amerika Serikat dengan Rusia yang tak pernah ada solusinya.
h)Penyelesaian Pengadilan (Adjudication)
Adjudication adalah bentuk akomodasi yang digunakan untuk menyelesaikan pertikaian melalui jalur hokum.
2. Proses Disosiatif
Proses disosiatif adalah proses sosial yang bersifat perpecahan antar dua objek sebagai akibat munculnya perbedaan tanggapan inderawi. Proses disosiatif meliputi persaingan (competition), kontravensi (contravention), dan pertentangan (conflict).
a. Persaingan (competition)
1)Pengertian Persaingan
Persaingan adalah proses sosial dari kelompok-kelompok tertentu yang berusaha untuk memperoleh sesuatu dari sejumlah tujuan yang diharapkan
2)Bentuk Persaingan
Bentuk persaingan meliputi persaingan di bidang ekonomi, sosial, budaya, dan perbedaan ras.
a)Persaingan Ekonomi
Adalah persaingan yang terjadi karena terbatasnya sumber daya yang jumlahnya terbatas sedangkan kebutuhan manusia jumlahnya tidak  terbatas.
b)Persaingan Kebudayaan
Adalah persaingan yang bertujuan untuk mendapatkan empati masyarakat.
c) Persaingan sosial
Adalah persaingan yang bertujuan untuk mendapatkan status/peranan di masyarakat
d)Persaingan karena Perbedaan Ras
Adalah persaingan yang bertujuan untuk mempertahankan rasa homogenitas.
b. Kontravensi (Contravention)
1)Pengertian Kontravensi
Kontravensi adalah bentuk proses sosial yang ditandai dengan oleh ketidakpuasan terhadap diri seseorang atau suatu rencana.
2)Tipe Kontravensi
Adapun tipe dari kontravensi meliputi kontravensi yang menyangkut suatu generasi masyarakat, keluarga, dan parlementer.

a)Kontravensi yang Menyangkut Suatu Generasi Masyarakat
Adalah bentuk kontavensi yang ditandai oleh benturan antara golongan tua dan golongan muda.
b)kontravensi yang Menyangkut Peranan Keluarga
Kontravensi ini ditandai dengan munculnya istilah “gender” kaum wanita yang merasa memiliki kemampuan sama dengan kaum pria.
c) Kontravensi Parlementer
Kontravensi ini tampak dalam kelompok masyarkat yang saling bersaing untuk mendapatkan pengaruh atau mempertahankan homogenitasnya.



c. Pertentangan
1)Pengertian Pertentangan
Pertentangan adalah proses sosial dimnana orang perorang, kelompok perkelompok berusaha untuk mencapai tujuannya dengan cara menentang lawannya dengan kekerasan dan ancaman.
2)Bentuk-bentuk Pertentangan
Pertentangan memiliki beberapa bentuk diantaranya pertentangan pribadi, pertentangan antar kelas sosial, pertentangan rasial/warna kulit, pertentangan politk, dan pertentangan internasional
3)Faktor-faktor Penyebab Munculnya Pertentangan
Faktor-faktor tersebut meliputi :
v Perbedaan pendapat, prinsip, dan perasaan
v Perbedaan adat istiadat, kebudayaan, dan aturan
v Perbedaan muatan kepentingan politik, ekonomi, dan sosial
v Adanya perubahan sosial, disorganisasi, dan disintegrasi
4)Akibat Pertentangan
Pertentangan ini akan membawa akibat sebagai berikut :
v Kuatnya solidaritas dalam sesama anggota kelompok
v Pudarnya persatuan antaranggota kelompok yang sama
v Perubahan kepribadian
v Hancurnya kejayaan dan jatuhnya korban
v Dominasi pihak yang menang terhadap pihak yang kalah

LATIHAN BAB VI

1.     Jelaskan apa yang dimasud dengan proses assosiatif!
2.     Sebutkan dua bentuk proses assosiatif!
3.     Berilah contoh bentuk arbitrasi dalam kehidupan sehari-hari!
4.     Berilah contoh bentuk mediasi dalam kehidupan sehari-hari!
5.     Sebutkan empat bentuk persaingan!
6.     Berilah contoh proses sosial disosiatif!
7.     Jelaskan apa yang dimaksud dengan Stalemate!
8.     Berilah contoh bentuik kompromi dalam kehidupan sehari-hari!
9.     Apa tujuan dilaksanakannya kooptasi?
10.   Sebutkan tiga tipe kontravensi! Jelaskan!

LATIHAN SOAL BAB III, IV, V, VI

A. Pilihan Ganda
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
1. Tindakan yang saling mempengaruhi antar pihak yang satu dengan pihak yang lain disebut…
a. Interaksi                         b. sosialisasi         c. kontak sosial                     d. proses sosial
2. Serangkaian aktivitas yang membutuhkan waktu untuk berinteraksi antarmanusia yang saling membutuhkan dan dapat diterima semua pihak disebut…
a. Interaksi                         b. sosialisasi         c. kontak sosial                     d. proses sosial
3. Keadaan atau kondisi fisik yang ada di sekitar kita disebut…
a. lingkungan fisik             b. lingkungan sosial                              c. lingkungan budaya            d. lingkungan politik
4. Di bawah ini merupakan contoh lingkungan budaya, kecuali…
a. rumah                              b. ide                      c. perilaku                               d. gunung
5. Komponen sikap yang berkenaan dengan pengetahuan seseorang tentang stimulus yang dihadapi disebut…
a. afeksi                              b. kognisi                               c. psikomotor                        d. konasi
6. Komponen sikap yang berkenaan dengan perasaan seseorang dalam menghadapi stimulus tertentu disebut…
a. afeksi                              b. kognisi                               c. psikomotor                        d. konasi
7. Seseorang yang mengutamakan nilai tertinggi pada bentuk keindahan merupakan sikap keselarasan sosial yang bersifat…
a. teoritis                            b. dinamis              c. estetis                                 d. romantis
8. Di bawah ini yang termasuk sikap mewujudkan keselarasan sosial yang bersifat teoritis adalah…
a. menjunjung tinggi hak azasi manusia          c. mengembangkan iptek
b. mengutamakan nilai-nilai keharmonisan     d. menanamkan pengaruh untuk memperoleh kebaikan
9. Suatu proses dimana setiap individu mempelajari cara hidup masyarakat sesuai dengan nilai dan norma agar sesuai dengan kelompoknya disebut…
a. interaksi         b. sosiologi                           c. sosialisasi                          d. proses sosial
10. Di bawah ini merupakan beberapa manfaat sosialisasi, kecuali…
a. membentuk kepribadian                                               c. mewariskan nilai-nilai budaya
b. melahirkan masyarakat sosial                     d. membentuk pribadi feodal
11.   Seseorang mulai mengetahui apa yang harus ia lakukan. Ini merupakan proses sosialisasi yang terjadi pada tahap…
a. tahap I            b. Tahap II                              c. Tahap III                             d. Tahap IV
12. Di bawah ini merupakan bentuk dari sosialisasi primer, kecuali…
a. Boneng selalu meniru gerak-gerik ayahnya di rumah
b. Dian Sastro terampil dalam membuat kue brownis seperti yang dibuat ibunya
c. Iwan Fals dan Oma Irama selalu ngamen bareng di pasar ceplak setiap sore
d. Dono selalu berpakaian rapih seperti kakaknya
13. Di bawah ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang dalam sosialisasi, kecuali…
a. minat                               b. lingkungan prenatal          c. perbedaan perorangan d. motivas/dorongan
14. Organisasi dari faktor-faktor biologi, sosiologis, dan psikologis yang mendasari perilaku individu disebut…
a. keragaman     b. karakter                              c. watak                  d. kepribadian
15.   Si buncir merupakan anak yang cacat, ia selalu merasa minder bergaul dengan teman-temannya. Yang mempengaruhi si Buncir adalah faktor…
a. fsikologis       b. biologis                             c. Kebudayaan                       d. sosiologis
16. Manakah Di bawah ini yang merupakan bentuk interaksi sosial antara orang perorangan dengan kelompok…
a. Abdul selalu mempelajari kitab suci Al-qur’an setiap hari
b. Tim Bola Voli SMP PGRI Tarogong berlatih tanding dengan Tim Bola Voli SMP PGRI Garut Kota
c. Budi selalu mentaati tata tertib sekolah
d. Omas sedang antri mendaftarkan diri untuk jadi anggota pencinta alam di kampusnya
17. Manakah di bawah ini yang merupakan contoh kontak sosial sekunder secara langsung…
a. Setiap bertemu pak Sony dan pak Dedi selalu berjabat tangan
b. Pak Budi dan Pak Asep sedang memperbincangkan peristiwa tsunami di Pangandaran
c. Dian Sastro titip salam rindu kepada boneng untuk guru IPS di SMP PGRI
d. Narji sedang asyik chating bersama Sule lewat internet
18.   Kemampuan untuk bekerja bersama-sama dengan orang lain dalam rangka menyelesaikan suatu tugas sehingga dicapai daya guna dan hasil guna yang sebesar-besarnya disebut…
a. Kooperasi  b. mediasi                              c. akomodasi                         d. arbitrasi
19. Berikut ini yang trmasuk pada bentuk kerja sama yang bersifat bargaining adalah…
a. eksploitasi gas alam                                 c. belajar bersama teman
b. tawar menawar barang                                             d. membangun pos kamling
20.   Pemegang hak penguasaan hutan yang saedang mengekspolitasi sumber daya hutan termasuk perilaku kerja sama…
a. koalisi         b. bargaining                         c. cooptation                          d. joint venture
21.   Perselisihan penentuan harga antara petani tembakau dengan perusahaan rokok perlu adanya akomodasi yang berbentuk…
a. kompromi   b. konsiliasi                           c. arbitrasi                              d. toleransi
22.   Konvensi tingkat tinggi yang membahas masalah lingkungan hidup sedunia merupakan akomodasi yang bersifat…
a. mediasi                       b. kompromi                          c. konsiliasi            d. toleransi
23. Berikut ini yang termasuk akomodasi yang bersifat mediasi adalah…
a. polisi sedang menginterogasi                 c. Pak RT memberikan solusi kepada warga yang bersengketa
b. Satpol PP sedang menertibkan pedagang              d. Hakim memutuskan hukuman bagi koruptor
24. Motif untuk memperoleh sebagian dari terbatasnya sumber daya alam termasuk dalam proses persaingan…
a. sosial                          b. budaya                               c. ekonomi              d. politik
25. Contoh kontravensi yang menyangkut generasi masyarakat adalah…
a. warga masyarakat mempertahankan tradisi leluhurnya
b. anak meniru perilaku ayah yang selalu bekerja keraas
c. remaja memandang seniornya memiliki pandangan kuno
d. generasi muda mengisi kemerdekaan hasil perjuangan para pahlawan

B. Jawaban Singkat
Isilah titik-titik di bawah ini!
1. Jenis lingkungan tempat kita berada disebut lingkungan…
2. Sosialisasi yang dijalani semasa kecil disebut sosialisasi…
3. Proses yang merupakan penggabungan dua objek atau tanggapan inderawi disebut
4. Bentuk kerja sama dalam menerima unsur baru kepemimpinan disebut…
5. Bentuk kerja sama gabungan antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan yang sama disebut…
6. Sikap seseorang untuk memperkenalkan hal-hal yang baru disebut….
7. Usaha manusia meredakan pertentangan untuk mencapai kestabilan dan kerukunan disebut…
8. Bentuk akomodasi yang digunakan untuk mempertemukan keinginan dari beberapa pihak yang berselisih demi tercapainya persetujuan bersama disebut…
9. Komponen Sikap terdiri dari………..,…………,……………
10.   Keadaan berhenti pada tingkat tertentu tanpa ada usaha untuk mengurangi ketegangan disebut…

C.     Lengkapilah tabel di bawah ini!
Berilah contoh kegiatan yang dilakukan di daaerahmu untuk mewujudkan keselarasan sosial!

No.
Aspek sosial
Kegiatan yang dapat dilakukan untuk mewujudkan keselarasan sosial
1
Religius

2
Teoritis

3
Ekonomis

4
Estetis

5
Sosial

6
Politis

7
Dinamis

8
Inovatif


D.     Essai
Jawablah Pertanyaan di bawah ini dengan tepat!
1. Jelaskan hubungan antara Interaksi Sosial dengan Proses Sosial!
2. Sebutkan 3 manfaat sosialisasi !
3. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi sosialisai!
4. Sebutkan syarat-syarat terjadinya interaksi sosial!
5. Berilah contoh bentuk kontravensi yang Menyangkut Peranan Keluarga!
6. Berilah contoh bentuk koalisi yang pernah kalian temukan dalam kehidupan kenegaraan!
LEMBAR JAWABAN
A. Pilihan Ganda

1
A
B
C
D

6
A
B
C
D

11
A
B
C
D

16
A
B
C
D


2
A
B
C
D

7
A
B
C
D

12
A
B
C
D

17
A
B
C
D


3
A
B
C
D

8
A
B
C
D

13
A
B
C
D

18
A
B
C
D


4
A
B
C
D

9
A
B
C
D

14
A
B
C
D

19
A
B
C
D


5
A
B
C
D

10
A
B
C
D

15
A
B
C
D

20
A
B
C
D




































21
A
B
C
D




















22
A
B
C
D




















23
A
B
C
D




















24
A
B
C
D




















25
A
B
C
D











B. Jawaban Singkat
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….

C. Melengkapi Tabel
No.
Aspek sosial
Kegiatan yang dapat dilakukan untuk mewujudkan keselarasan sosial
1
Religius
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
2
Teoritis
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
3
Ekonomis
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
4
Estetis
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
5
Sosial
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
6
Politis
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
7
Dinamis
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
8
Inovatif
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………


D. Essai
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar